saya bangga menjadi perempuan

Comments: No comment

Perempuan adalah kaum mulia, saya bangga menjadi perempuan dan memilih merawat kebangsaan di jalur pendidikan. Sekolah TKK SANTO PAULUS adalah rumah pilihan saya.

Berada di sekeliling dunia pembelajaran anak-anak sangatlah menyenangkan begitu kata Theresia Sriwahyuni kelahiran Bojonegoro 12 januari 1970, sambil tersenyum. Banyak hal yang bisa dipetik dari kejujuran dan ke polosan mereka. Menjadi guru TK harus serba bisa. Terkadang menjadi perawat jika ada hidung yang bocor serta harus bisa menjadi ibu saat ada urusan toilet, Menjadi guru TK juga mesti mampu berperan menjadi multitalent , Menyanyi, menirukan gaya bahakan jika perlu hingga suara binatang .

Kesibukan seperti ini sudah biasa saya lakukan, Tuhan pasti punya rencana buat saya dan keluarga. Saya merasakan kebahagian yang tiada tara, berada di lingkungan pendidikan, berprestasi bersama, saling berbagi pengetahuan dan mengisi sendi terpenting anak bangsa.

Tidak usah di bhayangkan susahnya menjadi guru TK, 1992 hingga sekarang bersama anak-anak membuat saya merasa enjoy dalam menjalani kehidupan ini, seberapa banyak yang bisa saya berikan justru saya kira masih lebih banyak yang saya dapatkan dari mereka, mereka mengajari saya bagaimana lebih kuat menghadapi kerumitan. Mereka adalah manusia yang tersulit yang bisa menjadi pelajaran komunikasi, sosial, psikologi dan lainya. Sulit karena memang karena usia, keinginan yang lebih karena berada di lingkungan baru, luar rumhnya dan keinginan yang begitu besar mengetahui sesuatu yang baru. Tukas B. Yuni penerima penghargaan kepala sekolah TK berprestasi ini.

Saya suka mata mereka, Mata yang yang kagum perihal apa saja. Seolah menggambarkan suasana hati mereka, jujur dan apa adanya.

Tinggalkan Balasan