Reuni Awak Persibo, Ketawa-Ketiwi dan Gayeng

Bojonegoro-Setelah 15 tahun tidak bertemu, para pemain, pelatih dan suporter Persibo reuni di Stadion Letjen Soedirman, Bojonegoro, Sabtu 12-11-2017. Berkumpul kembali antara pemain, pelatih dan supporter membuat mereka bahagia.Jamrawi yang sekarang berdomisili di Sidoajo, tak pernah berhenti tertawa, ketika berbincang-bincang dengan squad Laskar Angling Dharma 2002 itu. Rebby Cahyadi Striker handal merelakan waktunya untuk datang meski berdomisili di Banyuwangi. Mereka tampak terus tersenyum sambil mengajak keluarga, istri dan anak-anaknya. Seolah mereka sedang berada pada tahun 2002.

Tak banyak yang berubah dari para pemain ini. Hanya berat badanya bertambah. Sholeh, suporter Persibo yang hadir pada acara itu, menceritakan kebahagiaanya bisa berkumpul lagi dengan pelatih dan para pemain Persibo 2002 itu. “Awalnya saya masuk di grup Whatshap nya Persibo 2002. Lalu munculah ide reuni ini” ujarnya dengan mimik sumringah.

Hampir semua pemain hadir, pada acara yang juga menggelar pertandingan dengan para pemain Persibo junior dan senior. Di antaranya Ibnu Abas, Bambang Pramuji, Subagio Negro, Sarijo, Supardi, Pujianto, Sulis Budi, Kristian, Kayadi, Khamid, Yudhi Subit, Siswanto, Rebi Cahyadi, Aria Fahrudin, Nova Setianto, Tepos dan Didik Ludiyanto.

Supardi, Pemain yang asli Bojonegoro mengungkapkan kebahagiaanya, dapat bertemu kembali dengan kawan-kawan seperjuangan. Mereka ini sebagai cikal bakal membangun klub sepak bola berkostum oranye ini. Pardi panggilannya, ikatan emosional pelatih, pemain dan supporter sangat kuat sehingga dapat berkumpul kembali “Tidak ada jarak antara pelatih, pemain dan supporter” kenang pria yang kini menjadi anggota KPU Bojonegoro ini.

Menurutnya, kekuatan persaudaraan menjadi modal sehingga Persibo mampu tampil hingga di Divisi Utama. Dukungan penuh suporter yang menguatkan para pemain tampil maksimal, pun tanpa berfikir soal materi “Kita memberikan terbaik untuk tim dan suporter,” imbuh pria yang juga pelatih di Klub Indonesia Muda ini. Dia berharap, Persibo akan kembali berjaya di kancah nasional. Seperti tahun tahun lalu dan bisa berprestasi lebih dari yang sudah diraih pada waktu itu.

Salah satu jurnalis di Bojonegoro Adi Riyadi mengatakan dahulu kerap langganan melakukan peliputan di awal-awal Persibo berjuang. Hingga kemudian pelanpelan menanjak di kancah nasional.

Adi Riyadi menambahkan alasan kehebatan Persibo waktu itu adalah selain tekad pemain dan manajemen, dukungan bupati menjadi faktor penentu. Almarhum Bupati Atlan luar biasa men-support Persibo hingga terus naik tahta. “Kita rindu, Persibo bangkit,”imbuh pria asal Tuban ini.

Melihat reuni awak Persibo 2002, salah satu Manajemen Persibo saat ini, Sally Atmasasmi,mengatakan keguyuban yang ditunjukan para pemain persibo 2002 dalam reuni itu, menjadikan dia semakin semangat untuk mengelola Persibo dengan lebih profesional “ternyata mereka menyimpan kenangan dan harapan untuk kejayaan Persibo ke depan” Tutur Perempuan yang juga anggota DPRD ini. Sally mengajak semua stake holder Persibo, supporter, perusahaan Migas, Pemkab, Pemain untuk mendukung Persibo, yang saat ini sudah sampai 32 Nasional Liga 3 Nusantara.. (Sy/Rj)

Sumber : http://damarkita.com/2017/11/16/reuni-awak-persibo-ketawa-ketiwi-dan-gayeng/

By | 2017-11-18T09:01:39+00:00 November 18th, 2017|Headline, Persibo|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment

%d bloggers like this: