Perempuan dan Anak Korban Kekerasan di Bojonegoro Butuh Pendampingan

Comments: No comment

Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro menilai bahwa pendampingan terhadap korban kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di Bojonegoro masih jauh di bawah harapan.

Aparat penegak hukum maupun instansi terkait yang menangani kasus korban kekerasan terhadap perempuan dan anak, kata Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Sally Atyasasmi, masih belum memiliki sensitifitas yang tinggi dalam penanganannya.

“Seharusnya dalam penanganan kasus korban kekerasan perempuan dan anak itu diperlakukan berbeda dengan kasus hukum lainnya,” ujar Sally, Kamis (20/7/2017).

Menurutnya, upaya represif atau mediasi, juga bagus. Sesuai dengan aturan perundang-undangan. Namun, penghukuman, lanjut politisi Gerindra itu, upaya penghukuman juga bukan menjadi salah satu upaya dalam mencari jalan penyelesaian.

Sehingga didalam penanganannya sendiri, aparat penegak hukum maupun instansi terkait juga harus mendapat pendidikan khusus. Mediasi yang dilakukan, kata dia, seharusnya memberi solusi bagi kedua belah pihak yang sedang bermasalah.

“Mediasi yang dilakukan ini ternyata malah salah kaprah. Karena goalnya agar persoalan tersebut tidak masuk kedalam ranah hukum, bukan memberi solusi,” jelasnya.

Sementara, Bidang Advokasi Pusat Pelayanan Perempuan dan Anak (P3A) Pemkab Bojonegoro, Ummuh Hanik menjelaskan, pendampingan terhadap korban kekerasan perempuan dan anak, maupun Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) memiliki kasus yang luas dan berbeda-beda dan penyelesaiannya.

“Kebutuhan korban ini tidak bisa disamakan dengan teori, tetapi harus mengerti keinginan dan penyelesaiannya harus berbeda-beda,” jelasnya.

Sejauh ini, lanjut Ummuh, dalam melakukan pendampingan terhadap korban KDRT maupun kekerasan perempuan dan anak, pihaknya selalu melakukan pendampingan dan perlindungan hingga tuntas. [lus/but]

Sumber : http://m.beritajatim.com/hukum_kriminal/303452/perempuan_dan_anak_korban_kekerasan_di_bojonegoro_butuh_pendampingan.html

Tinggalkan Balasan